hari ini adalah waktunya....waktu dimana tiket itu sudah diganti dengan kunci. sedih ? ya masih sedih.tapi sedih ini dipadu dengan rasa gembira melihat mereka.entah,bagaimana mencari tangga lain untuk mencapai apa yang aku gantungkan.tapi kini jelas terlihat banyak senyuman,penyemangat untuk melewatinya.3 dari 160 anak tangga itu sudah diganti dengan yang lain. yakin bisa mencari penggantinya secara perlahan mulai melupakannya.walaupun memulai dari jalan perlahan dan kembali terhenti menengok waktu yang telah lampau.lalu melanjutkan berjalan dan kini mulai mencoba untuk berlari.
ada perubahan di sini.tidak membenci tapi merasakan sesuatu membuat rasanya bahkan sangat menyakitkan. membohongi diri sendiri bahkan lebih sakit dari dibohongi orang lain.seakan aku ada dalam lubang hitam.tidak ada siapa pun di sekelilingnya.namun kini,aku menyadarinya semuanya harus dilepaskan.kembali ke yang dahulu.mulai berlari kembali.walaupun ada saatnya memang terjatuh.
memikirkannya,aku seperti tidak paham dengan apa yang aku miliki.kehilangan semua jati diri.diam,sedih,bahkan tanpa sadar meneteskan krystal itu lagi.tapi aku mendapatkan sebuah kehangatan dari orang-orang disekeliling aku terjatuh.menyembunyikan krystal itu dari mereka.tidak menampakkannya karena tidak ingin mereka terganggu saat membuka pintu itu.tapi hari ini...entah kenapa aku meneteskan krystal itu lagi.bukan sedih karena aku tidak berhasil meraih 3 tangga itu.tapi sedih,mengapa aku seperti ini.berubah.lebih diam dan seperti kehilangan semuanya. aku sadar kini,mereka tetap ada di hati....mereka semua tidak hanya 1 dan 2 atau 1 disanding 0 atau bahkan 0 bersanding atas bawah.
aku mendapatkan pelukan dari semuanya..bahkan dari orang yang selama ini selalu bersama selama 30 hari bahkan lebih.walaupun tidak berpelukkan seperti sebenarnya.namun,aku merasakan sebuah ikatan persahabatan yang kuat.mendapatkan sebuah pelukan dari mereka-mereka yang aku sayangi.mereka semua....tanpa membedakan siapa pun.bahkan sebuah perisai itu terlihat berbinar saat aku datang pada mereka.melepas kepergian mereka untuk bersiap membuka pintu. di sini aku sadar,aku pernah dalam satu lingkaran itu.kenapa aku seperti ini.seperti menjauh namun karena aku menyesali kesalahanku sendiri. bukan karena mereka. mereka....aku atau banyak yang tidak sehati dengan mereka.lalu siapa lagi yang akan memberikan dukungan dengan sepenuhnya selain aku atau dia yang pernah satu lingkaran.aku dan mereka pernah dalam satu lingkaran itu....aku tidak menyesali semua yang terjadi pada pribadi ini. karena aku yakin banyak emas yang akan menunggu dilain jalan.aku percaya pada mereka,aku telah mengenal mereka.melawan semua hal yang tidak seharusnya ada itu sangat sulit.bahkan menyakitkan.iya...itu cukup menyakitkan.melawan antara diri sendiri,luar atau bahkan sekeliling.karena itu..aku percaya pada mereka.mereka tidak seperti itu.aku mengenal mereka....aku sayang mereka...mereka semua 'siapapun'.aku mendapatkan sbuah doa di bulan dimana aku dilahirkan.sebuah kejutan dari mereka semua yang aku sayangi.semuaaa...tidak hanya 1 dan 2 atau 1 dan 0 atau 0 saja.namun semua.
samangat berjuang kawan...aku akan selalu mendukung.langsung maupun tidak langsung aku ada di sana..sebuah lingkaran saat kita bersama.ingat janjimu...bawa nama yang baik.aku percaya kalian bisa :)
-end-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar